10 Macam Biji-bijian Paling Sehat
Biji Chia, gambar: magazine.foxnews.com
Salah satu sumber makanan manusia yaitu biji-bijian. Tanaman biji yang ada di muka bumi berbeda-beda dari segi ukuran, bentuk, atau warna.
Biji merupakan embrio tanaman itu sendiri dan kaya akan nutrisi. Setiap biji mengandung vitamin, mineral, protein, minyak esensial dan enzim aktif dalam kandungan yang tinggi.
Berdasarkan penelitian, ternyata biji-bijian sangat baik untuk berbagai masalah modern serta dapat membantu kesehatan tubuh.
Namun, perlu dipertimbangkan, cara mengonsumsi biji-bijian tidak sembarangan. Jika dimasak terlalu panas akan merusak nutrisi di dalamnya. Cara terbaik menyimpan biji-bijian yaitu dengan makan mentah, atau dibuat jus / diekstrak.
Berikut macam-macam biji-bijian paling sehat yang ada di muka bumi :
1. Biji Delima
Bagian paling penting dari buah delima adalah bijinya. Biji delima kaya akan anti-oksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas, menyebabkan penuaan dini. Serta mengandung polifenol yang membantu mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung.
Diperlukan, jus biji delima mengandung anti-oksidan lebih tinggi dari teh hijau atau anggur merah. Sifat anti-oksidan biji delima mencegah oksidasi kolesterol LDL, sehingga mampu menyehatkan saluran darah.
Secara sederhana, jus delima memompa oksigen ke dalam darah, lalu anti-oksidan yang masuk ke dalam darah melawan radikal bebas dan mencegah pembekuan darah. Pada akhirnya membantu melancarkan aliran darah dalam tubuh dan kadar oksigen dalam darah pun meningkat.
2. Biji Labu (Labu)
Biji labu merupakan satu-satunya biji yang enak di dunia ini dan cocok untuk orang yang melakukan diet. 100 gram biji labu setiap hari menyediakan 54% kebutuhan protein perhari. Lalu, bagi yang membutuhkan vitamin B-komplek, gunakan biji labu. Biji labu merupakan sumber vitamin B terbaik, seperti thiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, vitamin B6, dan folat.
Bagi yang sedih atau depresi, biji ini mampu melawan semua masalah mental tersebut. Keampuhan itu lebih penting dari komposisi kimia L-tryptophan, bahan rahasia untuk meningkatkan mood.
3. Biji Anggur
Jika kita menghabiskan anggur, biasanya biji-bijinya dapat dibuang percuma. Sebenarnya kebiasaan itu salah, sebab pada biji anggur mengandung vitamin E, flavonoid, asam linoleat, fenolat, dan polifenol yang banyak bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Berdasarkan penelitian, ekstrak biji anggur dapat mencegah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan kolesterol jahat. Keampuhan ini dikirim dari fenolat pada biji yang mampu menghasilkan oksidasi lipid.
Selain itu, biji anggur juga dapat membunuh sel karsinoma dan sel skuamosa, yaitu sel-sel kanker, namun sel yang sehat tetap aman tidak terganggu. Bahkan biji anggur mampu mengurangi risiko serangan.
4. Biji Chia
Biji ini berasal dari tanaman Salvia hispanica L yang tumbuh subur di Amerika Serikat dan Amerika Selatan. Biji chia kaya akan vitamin, mineral, sumber serat, protein, anti-oksidan terbaik, dan kaya akan asam lemak omega-3.
Mengkonsumsi biji chia dapat membantu mengurangi nyeri sendi, mengurangi berat badan, dan memberikan energi untuk melindungi kita dari penyakit serius, seperti diabetes dan jantung. Biji chia juga bebas dari zat perekat (gluten).
Berdasarkan penelitian, terbukti bahwa mengonsumsi biji chia mampu meningkatkan aliran darah sebesar 30%. Kemampuan ini diperoleh dari omega-3 EPA jenis rantai panjang. Lalu biji chia juga sumber ALA (alpha linolenic acid), jenis "rantai pendek" dari asam lemak omega-3. Nutrisi ini mendukung pertahanan organ hati dan jantung.
5. Biji Rami
Tahukah, biji rami? Ternyata biji ini memiliki kekerabatan dengan tanaman ganja, namun tidak memabukan. Mengkonsumsi biji hemp mampu membantu proses penyembuhan tubuh dari segala luka.
Hal ini diperoleh dari fakta, bahwa biji rami digunakan para dokter untuk mengatasi kekurangan gizi yang disebabkan oleh TBC, atau beberapa penyakit parah lainnya yang menolak asupan nutrisi.
Sumber nutrisi yang terkandung biji rami, mengandung 20 jenis asam amino (termasuk 9 asam amino yang tidak dapat dikonsumsi oleh tubuh kita), sumber asam lemak esensial nabati alami tertinggi, sumber omega-6 dan omega-3, kaya akan fitonutrien , dan sumber asam lemak esensial tidak jenuh.
Namun, biji tanaman ini tidak boleh dijual di Indonesia, karena peraturan perundang-undangan narkotika di negara kita.
6. Biji Wijen
Salah satu biji yang umum digunakan di Indonesia yaitu wijen. Biji ini sering kita temui di jajanan tradisional, dan memang wijen sangat disetujui, karena minyaknya yang sangat tahan terhadap bau tengik.
Biji wijen bukan hanya sumber manga dan tembaga yang baik, tetapi juga sumber kalsium, magnesium, zat besi, fosfor, vitamin B1, seng, dan serat. Selain nutrisi penting tersebut, wijen mengandung dua zat unik yaitu sesamin dan sesamolin.
Kedua zat ini termasuk kelompok serat yang memiliki manfaat yang dinamakan lignan, dan telah terbukti dapat menurunkan kolesterol pada manusia, mencegah tekanan darah tinggi, dan meningkatkan suplai vitamin E. Sesamin juga berupaya melindungi hati dari kerusakan oksidatif.
7. Biji Flax (Rami)
Keutaman biji rami yaitu dari serat dan asam lemak esensialnya. Serat dari biji rami mampu meningkatkan lipid dalam darah dan mampu membangkitkan nafsu makan, sehingga baik dikonsumsi untuk yang melakukan diet. Sementara asam lemak esensial ALA menggantikan sebagai pencegah dan mengurangi inflamasi / peradangan.
Disamping itu, dalam biji rami ada juga lignan, yaitu fitoestrogen, komposisi tanaman yang memiliki efek seperti estrogen dan anti-oksidan. Fitoestrogen membantu menstabilkan kadar hormon, mengurangi gejala PMS, dan menopause, serta mengurangi risiko kanker payudara dan prostat.
8. Biji Apricot
Keutaman biji aprikot yaitu kandungan amygdalin atau dikenal sebagai vitamin B17. Amygdalin mampu melawan sel-sel kanker dan mencegah penyebaran kanker di dalam tubuh. Sebenarnya amygdalin terkandung dalam berbagai jenis makanan, namun salah satu makanan yang kaya amygdalin adalah biji aprikot ini.
Contoh makanan yang kaya akan amygdalin, misalnya almond pahit. Amygdalin terasa lebih pahit, sedangkan pada almond yang manis tidak mengandung amygdalin. Pada biji aprikot pun sama, biji aprikot yang manis tidak mengandung amigdalin.
Beberapa sumber makanan yang mengandung amygdalin adalah biji anggur, millet, kacang parang, buah berry, ubi kayu, pipis apel, biji-bijian, kacang-kacangan, kacang polong, dan padi-padian.
9. Biji Bunga Matahari
Biji bunga matahari merupakan sumber vitamin E terbaik, dan zat anti-oksidan yang larut dalam lemak utama tubuh. Perjalanan vitamin E ke seluruh tubuh menetralkan radikal bebas yang bisa merusak struktur dan molekul tubuh.
Biji ini juga merupakan sumber magnesium yang baik, termasuk penelitian yang menunjukkan magnesium yang membantu mengurangi penyakit asma, mengurangi risiko tekanan darah tinggi, mencegah migrain, dan mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.
10. Biji Jintan
Cumin adalah biji yang telah digunakan manusia sejak tahun lalu dan biasanya digunakan sebagai ramuan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Dari penelitian, biji ini berguna untuk mengatasi pencernaan, mengatasi flu, meredakan sakit tenggorokan.
Biji ini kaya akan zat besi, yang mampu mendorong kinerja sel darah merah. Jika dibuat jus, cumin mampu meningkatkan proses metabolisme tubuh dan ramuan ini baik untuk organ hati dan ginjal. Manfaat lain dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta mengobati asma dan radang sendi.
Semoga Bermanfaat🙂











Niceeee and good 👍
BalasHapusThanks
BalasHapusThank you
BalasHapusNice choice :')
BalasHapusThank
BalasHapusThx u:)))
BalasHapusSangat bermanfaat sekali:)
BalasHapusGood job👍👍
BalasHapusNice
BalasHapusTerima kasih.. bermanfaat sekali
BalasHapusTerimakasih kaka,,sangat bermanfaat:)
BalasHapusMantap
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusSangat bermanfaat, tingkatkan
BalasHapusNice
BalasHapusTerimakasih, sangat bermanfaat
BalasHapusnah yg ky gini lg dicari, siplah
BalasHapus